• Family Time,  Kid's Workout

    Failing is not a Loss

    “Dad, I didn’t make it…” That was what my son said just last week after getting done his piano playing on a music competition. Alongside of his elder sister at the same contest who ended up as the first winner at her category, my boy didn’t get his name on the stage call for the winning inaugural ceremony. However, he was kept awarded a consolation trophy in appreciation of his participation. And those words were all what I had waited to hear…

  • Family Time,  Kid's Workout

    English First, My Boy

    I am an Indonesian. I and my family speak Indonesian language in our daily life. To be specific, we also speak our local region language, Javanese. To be more specific, the city where we live, Surabaya, has absolutely influenced the way we communicate with its distinctive local dialect added to our Javanese language. In practice, we may use those three languages all together or mix them in our everyday conversations.

  • Family Time,  Work-Life Balance

    Being a Parent and a Leader at Once

      One afternoon when I was working at office, my wife made a phone call from home, “Dad, Adek is out of control now and I can’t manage him to get along. So I had to prod a little hard poke on his ear. He’s crying now calling your name. When you’re home and he grumbles and complains please back me up..” It means my wife wanted both of us to have one word. It’s not in the right way when one parent comes up as ‘the antagonist’ and the other one as “the savior God”. We must be a solid team. So, what should I do then?

  • Family Time

    Surprise for Dad

    This is the English version of my previous post about the same story. I found it good to share this trivial moment, but it really meant and squeezed my feelings: “Surpriiise.. This is for you, Ayah (Dad)..” It was a greeting from Rasha, my eldest child, when I came home from the office a few days ago. She passed me a flat rectangle-shaped gift wrapped in a yellow paper. “Wow, for me? Thanks Dear..” I replied while smacking on her cheek. She looked happy to see her father take delivery of the surprise parcel excitedly. Yes, happiness is quite simple. Getting an attention from belated kid is beyond all expressions.

  • Family Time

    Love a Cat, Have a Pet?

    Just like a large number of kids, my two kids love animals as well. They always dream of having pets to cuddle and play with at home. Meanwhile, I have always thought that it’s a hassle to take care of animals in the house. Of course I have a reason for that. Years ago when I was at the kids’ age I had fostered a number of cats I found on the streets for some consecutive times. So I knew how it was to deal with the ups and downs of ‘petsitting’ in the family. However my kids had succeeded to attract some animals to our house. At the count…

  • Family Time

    Kejutan untuk Ayah

    “Ini surprise buat Ayah..” Sambutan itu saya dapatkan dari Rasha, anak sulung saya, saat saya pulang dari kantor beberapa hari lalu. Disodorkannya sebuah bingkisan pipih persegi panjang dibungkus kertas kado warna kuning. “Wow, buat Ayah nih? Makasih ya Sayang..” balas saya sambil mencium pipinya. Buah hati saya itu pun tampak senang melihat ayahnya menerima bingkisan kejutannya dengan bahagia. Ya, bahagia itu memang sederhana. Mendapatkan perhatian dari sang buah hati bahagianya sampai ke ulu hati. Karena hari telah beranjak malam dan saya juga merasa cukup lelah setelah seharian berkutat dengan urusan kerja, maka saya putuskan menyimpan bingkisan itu di tas untuk saya buka esok harinya di kantor. I really felt surprised…

  • Family Time

    Jogging = Investasi

    Permasalahan paling umum yang paling sering dirasakan pegawai kantoran adalah kurang berolah raga. Sama seperti saya. Rutinitas kerja dari berangkat pagi dan pulang malam membuat badan sering terasa lesu. Terasa sekali peredaran darah di tubuh ini tidak lancar. Badan lesu melulu. Saya tahu kalau solusinya adalah olah raga. Cukup jogging, that simple. Cuma bondho sepatu kets, lalu lari ringan keliling komplek perumahan barang setengah jam atau lebih sedikit. Badan berkeringat, jantung dan organ tubuh lainnya tergerak, dan peredaran darah jadi lancar. Jika dilakukan rutin -paling tidak seminggu sekali tiap akhir pekan kalau sibuk kerja jadi alasan- akan berefek cukup baik bagi kesehatan, daripada tidak berolah raga sama sekali. Itu teorinya.…

  • Family Time

    Sabtu Bersama (Alm) Bapak

      “MU gak kiro teko mrene. Nek sampek mrene, Bapak budhalno koen nang Jakarta, Cung…” Saya ingat betul kata demi kata dalam kalimat bahasa Suroboyo-an di atas. Itu ucapan almarhum bapak saya yang artinya: “MU nggak mungkin datang ke sini. Kalau sampai ke sini, Bapak berangkatkan kamu ke Jakarta, Nak…” Sabtu malam itu, saya dan bapak saya sedang berdebat tentang sepak bola sambil menonton pertandingan antara Manchester United (MU) kontra Liverpool di TV. Kebetulan, kami berdua adalah penggemar Liga Inggris. Tapi klub favorit kami berbeda. Saya demen MU, sedangkan bapak saya fanatik Liverpool. Tidak hanya MU dan Liverpool yang sedang bertarung, saya dan bapak saya juga. Saya berandai-andai MU juga datang ke…

  • Dad's Notes,  Family Time

    Misi Besar di balik Hal Kecil

    Terkadang, kita tidak menyadari ada misi besar tersimpan di balik sebuah hal kecil. Bahkan seringkali yang terasa adalah semuanya bergulir apa adanya sebagai rangkaian rutinitas belaka. Contoh hal kecil itu adalah seperti yang saya rasakan. Dua minggu lalu anak bungsu saya membuka lembaran baru dalam hidupnya: masuk Sekolah Dasar (SD). Khusus hari pertama itu, orang tua dipersilakan menemani putra dan putri mereka bersekolah. Ya, semacam open house. Orang tua bahkan diperbolehkan masuk ruang kelas melihat kegiatan belajar-mengajar. Ini sejalan dengan himbauan resmi pemerintah yang mewajibkan orang tua menemani anak mereka pada hari pertama masuk sekolah. Demikian pula saat para siswa berkumpul di teras kelas untuk menerima pengarahan dari guru dan…

  • Family Time

    Kapal Pecahku, Surgaku

    Rumahku surgaku. Siapa yang tidak suka mempunyai rumah yang selalu bersih? Semua tentu suka. Rumah dengan lantai yang bersih dan mengkilat, perabotan yang tertata rapi, dinding yang bersih dari noda, bebas semut dan kecoa, ruangan harum. Tak perlu rumah besar. Rumah tipe kecil pun jika memenuhi kondisi tadi sudah pantas dikategorikan rumahku surgaku. Itu idealnya. Apakah realitasnya memang selalu seperti itu ya? Nah, ini dia kenyataannya. Di dalam keluarga umumnya ada anak-anak, sang buah hati. Apakah keberadaan mereka selalu berbanding lurus dengan keadaan rumah yang selalu bersih? Ternyata tidak demikian. Setidaknya itu terjadi pada saya. Saya suka melihat rumah saya bersih. Meskipun punya pembantu rumah tangga, sering saya meraih sapu…