Dad's Notes

Kembali ke Titik Nol

Seperti judul bukunya Mas Saptuari yang terkenal dan berefek luar biasa itu ya? Tapi saya tidak hendak membahas buku yang saya sendiri sangat suka membacanya itu. Yang saya maksud di sini adalah tentang aktifitas blogging saya yang kembali ke titik nol. Ya, saya kini kembali lagi ke dunia blogging. Mulai lagi dari awal.

Sebelumnya, saya telah melewati masa enam tahun dalam ber-blogging ria. Banyak rasa manis yang saya teguk, seperti mendapat ‘hadiah’ page rank 3 dari Google dan menduduki ranking 300.000 di Alexa. Lebih dari itu, banyak teman baru sesama blogger yang saya dapatkan dari sana. Bahkan, beberapa di antara mereka menjadi kawan baik saya di dunia nyata.

Tapi, seperti baterai, ada kutub positif dan kutub negatif. Ada rasa manis dan pahit. Yang menjadi tantangan terbesar dalam ber-blogging selama ini adalah keterbatasan waktu. Sebagai pekerja kantoran, waktu lebih banyak dialokasikan di tempat kerja. Tak jarang rasa malas untuk menulis di blog melanda kala pulang kerja terlalu larut malam.

Hmm, jadi, hebat juga saya dapat bertahan selama enam tahun 🙂

Tapi akhirnya pertahanan saya jebol juga. Seiring dengan tanggung jawab yang semakin besar di tempat kerja, semakin banyak perhatian yang harus dicurahkan ke sana. Dampaknya, saya jadi semakin jauh dari aktifitas blogging. Laptop di rumah jadi dicuekin, tak pernah dielus-elus tuannya seperti dulu lagi. Hosting internet tidak dibayar lagi. Domain tidak diperpanjang lagi. Ranking Alexa jadi gendut maksimal hingga angka 15 juta. Ranking Google pun jadi ikut-ikutan kembali ke titik nol.

Dan…

Tak terasa sudah satu setengah tahun saya vakum, hingga akhirnya di tahun dan bulan ini juga gairah untuk blogging menyeruak lagi. Perlahan, hingga akhirnya membuncah. Tampaknya, yang namanya hobi tak bisa dibohongi. Sudah dikubur pun akhirnya mencuat lagi. Saya pun siap grak lagi.

Kini saya siap kembali mengorbit di dunia blogging, dengan blog baru, platform baru, domain baru, dan semangat baru. Pokoknya mulai lagi dari titik nol. Keterbatasan waktu karena pekerjaan yang selama ini menjadi handicap justru saya jadikan kekuatan di blog baru ini, dengan menghadirkan informasi-informasi yang berkaitan dengan bidang pekerjaan saya. Tak lupa, sharing mengenai pengalaman personal dan peran sebagai seorang ayah di dalam keluarga. Tetap personal. Yang jelas, saya ingin berbagi pengalaman yang sangat mungkin juga dirasakan oleh para ayah lainnya. Pengalaman yang ringan namun bisa meninggalkan kesan. Yang jelas, bermanfaat.

So please Guys, welcome me back…

Tuk teman-teman baruku, salam kenal yaa…

A husband. A dad. A bank worker. Loves to share in writing about the art of being a dad for the kids.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: