Menjadi Leader sekaligus Parent? Hebat!

Posted by

Suatu sore saat masih di kantor, saya ditelepon istri dari rumah: “Ayah, Adek susah banget diatur. Di luar kendali. Terpaksa Bunda jewer telinganya. Dia nangis sambil panggil-panggil Ayah. Nanti kalau dia mengadu tolong dukung Bunda yaa…”

Maksudnya, istri saya ingin saya satu suara dengannya. Jangan sampai salah satu orang tua menjadi ‘tokoh antagonis’ dan satunya ‘dewa penyelamat’. Harus menjadi satu tim yang solid.

So, what should I do then?

The meshing of leadership and parenthood

Sebagai pekerja kantoran, sudah lumrah apabila saya dan teman-teman sejawat yang lain secara organisasi dikondisikan untuk memiliki kemampuan leadership. Bagi yang memiliki anak buah, leadership berfungsi untuk melakukan people management. Sedangkan bagi yang belum, leadership penting untuk me-manage diri sendiri agar dapat bekerja sesuai ketentuan perusahaan.

Di sisi lain, sebagai orang tua (ayah, khususnya) saya mengemban amanah sebagai kepala keluarga. Ini berarti bahwa kemampuan leadership menjadi hal yang melekat dan wajib dipunyai. Yang jadi masalah, bangku pendidikan untuk menjadi leader dalam keluarga tidak pernah dienyam. Tidak seperti leadership di dalam organisasi yang bisa diberikan berupa pendidikan secara khusus dan formal.

Nah, di sini kita bisa menemukan solusi cerdas. Kita bisa mengaplikasikan ilmu leadership yang sama ke dalam dua ‘genre’ yang berbeda: pekerjaan dan keluarga. Dr. Judy Yaron, konsultan educational leadership, mengidentifikasi delapan pilar leadership yang dapat diaplikasikan ke dalam kepemimpinan keluarga sebagai orang tua.

Apa saja?

  • Emotional Intelligence. Kemampuan untuk mengidentifikasi emosi diri sendiri dan orang lain serta me-manage emosi dengan baik.
  • Thinking Skills. Meliputi kemampuan memecahkan masalah secara analitis, pemikiran out of the box, kreatifitas, dan imajinasi.
  • Social Skills. Memiliki respek dalam berinteraksi dengan orang lain tanpa kehilangan harga diri.
  • Communication Skills. Kemampuan menyampaikan pendapat dan mendengarkan orang lain. Di sini penting untuk mengubah peran dari berkomunikasi di depan publik menjadi berinteraksi dengan keluarga di meja makan.
  • Financial Intelligence. Ini tentang uang. Bagaimana kita berhubungan dengan uang secara positif dan membuatnya bekerja untuk kita.
  • Planning and Taking Action. Bagaimana mengubah ide menjadi action melalui perencanaan sistematis, eksekusi tahap demi tahap, menangani hambatan, refleksi, asesmen, dan akuntabilitas.
  • Character Development. Pengembangan diri, seperti membangun kepercayaan diri dan menanamkan nilai-nilai moral.
  • Teamwork. Kita tidak hidup sendirian di dunia ini. Meskipun kita sanggup menggapai berbagai hal melalui upaya kita sendiri, alangkah baiknya jika kita saling bekerja sama sebagai satu tim untuk mencapai hasil yang lebih baik. Keluarga merupakan tim pertama yang dikenal anak, dan akan bertahan lama.

Sampai di rumah, anak saya segera menyongsong saya dan menceritakan kejadian yang dialaminya sore tadi itu. Setelah puas menumpahkan unek-uneknya, saya raih tangannya agar mendekat. Saya berlutut sehingga posisi mata saya sejajar dengan matanya. Sambil menatap matanya, kedua bahunya saya pegang dengan lembut.

“Ayah yakin, Bunda sangat tidak ingin sampai harus menjewer Adek. Ayah harap untuk nanti-nanti Adek mau bekerja sama ya dengan Ayah dan Bunda ya. Nah, sekarang coba Adek peluk dan cium Bunda…”

Apakah itu jawaban yang sempurna? Entahlah. Saya hanya berusaha memberikan jawaban yang benar. Jawaban yang bijak dari seorang ayah. Semoga nyerempet-nyerempet delapan pilar leadership di atas.

Saya terus belajar menjadi leader bagi keluarga saya…

 

Untuk versi bahasa Inggris, klik di sini.

4 comments

  1. My spouse and i got really comfortable when Peter could carry out his web research because of the precious recommendations he got in your weblog. It’s not at all simplistic to just choose to be freely giving helpful hints that many some others might have been making money from. And we do understand we have got the website owner to give thanks to for that. All of the illustrations you have made, the straightforward website navigation, the friendships you make it possible to engender – it’s got mostly fabulous, and it’s really making our son in addition to our family understand the article is cool, and that is unbelievably fundamental. Thanks for the whole thing!

  2. Thank you so much for providing individuals with a very memorable chance to read articles and blog posts from this site. It’s usually so fantastic and full of amusement for me personally and my office friends to search your web site really thrice every week to read through the new items you will have. Not to mention, we’re certainly pleased with all the unbelievable hints served by you. Selected 2 areas in this article are rather the most suitable we have ever had.

  3. I truly wanted to construct a quick note to appreciate you for all of the fantastic techniques you are sharing here. My extensive internet look up has at the end of the day been compensated with beneficial know-how to talk about with my pals. I ‘d suppose that many of us website visitors are really fortunate to be in a wonderful website with very many outstanding professionals with very beneficial solutions. I feel rather fortunate to have discovered the webpage and look forward to some more thrilling moments reading here. Thanks once more for a lot of things.

  4. I wanted to write a brief comment to appreciate you for those splendid guides you are sharing on this website. My time intensive internet investigation has at the end of the day been recognized with reasonable details to share with my company. I ‘d say that we readers actually are extremely endowed to dwell in a superb community with so many special professionals with helpful suggestions. I feel truly privileged to have seen the webpages and look forward to tons of more awesome minutes reading here. Thanks a lot once again for all the details.

Leave a Reply

Your email address will not be published.