Menyikapi Euforia THR

Posted by

Puasa Ramadan sudah berjalan setengah bulan. Lebaran tinggal dua minggu lagi. Artinya, banyak di antara kita sudah menerima tunjangan hari raya (THR). Termasuk saya. Menjelang lebaran, THR memang menjadi hal yang paling dinanti oleh masyarakat kita. THR bagaikan pelengkap sempurna dalam memungkasi perjalanan ramadan selama sebulan penuh.

Semua bersuka cita. Di saat pertengahan Ramadan dianggap sudah mulai menyurutkan stamina, kehadiran THR dirasa menjadi seteguk air segar yang kembali membuat bersemangat dalam berpuasa (Wah, semangat puasa kok diukur dari THR ya?) Coba lihat iklan sirup yang sering ditayangkan di televisi beberapa waktu lalu. Para pegawai restoran begitu ceria usai menerima uang THR mereka. ”THR, mudik… THR, mudik…” Memang itulah potret kita usai menerima THR. Lha wong suasana kantor saya juga heboh begitu deretan angka dipastikan sudah menghiasi rekening 🙂

Tak salah kok menikmati THR, yang penting jangan sampai larut dalam euforia. Mengapa? Tak lain karena THR tak lebih dari ’kesenangan sesaat’. Bisa dipastikan, begitu lebaran usai, gaung THR pun menghilang. Alias uangnya sudah habis 😀

Jadi, supaya THR terasa lebih bermakna dan bermanfaat, ada baiknya kita pandai-pandai mengelolanya. Ada beberapa tips yang saya harap bisa berguna:

  1. Simpan uang THR di rekening yang tidak memiliki ATM atau kartu debit agar THR tidak langsung dibelanjakan. Ini perlu agar kita tidak dapat leluasa menarik uang dari mesin ATM atau belanja dengan kartu debit setiap saat.
  2. Sisihkan 10% untuk ditabung. Makin besar porsi yang ditabung, makin baik. Jika ingin membeli barang, cobalah memilih produk bernilai investasi, seperti emas. Gunakan kesempatan ini untuk menabung lebih banyak dari biasanya.
  3. Susun daftar barang atau keperluan yang harus didahulukan. Sisihkan untuk membayar THR orang yang bekerja di rumah kita, seperti pembantu dan sopir. Alokasikan sebagian lainnya untuk membeli makanan dan kue. Sebaiknya jangan membeli pakaian terlalu banyak.
  4. Jika ingin mudik, sebaiknya susun rencana jauh hari sebelumnya dengan memperhitungkan kenaikan harga tiket. Kurangi belanja yang tidak perlu. Sebaliknya, fokuskan pada biaya yang akan dikeluarkan selama perjalanan mudik, di kampung, dan perjalanan pulang.
  5. Sebagian dana bisa digunakan untuk melunasi atau mencicil utang. Ketika lebaran mungkin rasanya uang THR tidak menjadi apa-apa, namun dampak positifnya akan terasa di kemudian hari, karena beban utang menjadi berkurang atau bahkan habis sama sekali.
  6. THR boleh juga digunakan untuk investasi. Jika ingin aman, sebaiknya berkonsultasi dengan pakarnya. Salah satu investasi yang aman adalah untuk membayar premi asuransi pendidikan anak, kesehatan, atau jaminan hari tua. Bagaimanapun, bagi yang ingin lebih syar’i, opsi ini boleh tidak dilakukan.

Jadi, mari kita gunakan uang THR kita sebaik mungkin. Lebaran sebentar lagi…

(Visited 3 times, 1 visits today)

3 comments

  1. Thank you a lot for giving everyone an extremely wonderful chance to read from this site. It really is so beneficial and also stuffed with amusement for me and my office friends to visit the blog at a minimum thrice every week to see the fresh issues you have got. And indeed, we’re usually happy considering the sensational tactics served by you. Selected 4 ideas in this posting are ultimately the finest we have had.

  2. I needed to post you that little bit of observation so as to say thanks a lot as before with your magnificent views you have contributed on this page. It’s quite wonderfully open-handed of you to supply extensively all many people could have offered for sale for an electronic book to help with making some bucks on their own, even more so considering that you could have done it in the event you wanted. These principles likewise served to provide a good way to be certain that other people have the same dreams like my personal own to know the truth whole lot more on the topic of this condition. I am certain there are lots of more pleasurable periods up front for those who scan your blog.

  3. My wife and i felt quite contented when Peter managed to do his reports using the precious recommendations he gained using your blog. It is now and again perplexing to simply find yourself giving out tricks other people have been trying to sell. And now we remember we’ve got the website owner to thank because of that. These illustrations you made, the easy web site menu, the friendships you can give support to instill – it is many impressive, and it’s leading our son and us understand the matter is entertaining, and that’s wonderfully serious. Thank you for everything!

Leave a Reply

Your email address will not be published.