• Kids' Workout

    When Kids (Learn to) Start a Business

      I will have to admit that schools have likely been such an oasis in the desert draining away the drought of entrepreneur spirit throughout the years, just like what I’ve felt in particular. Schools in recent years, also pointing to my kids’ school, contribute to helping students learn and develop their entrepreneurial skills. In about three decades ago, most of students were taught to just study toward excellent results of the exams. Splashing ideas for earning some pennies, even just for fun, was hardly easy to make up. Sad to say, it was parents who just discouraged their kids’ proactively spirit for creating and selling the manifestation of their…

  • Family Time

    Love a Cat, Have a Pet?

    Just like a large number of kids, my two kids love animals as well. They always dream of having pets to cuddle and play with at home. Meanwhile, I have always thought that it’s a hassle to take care of animals in the house. Of course I have a reason for that. Years ago when I was at the kids’ age I had fostered a number of cats I found on the streets for some consecutive times. So I knew how it was to deal with the ups and downs of ‘petsitting’ in the family. However my kids had succeeded to attract some animals to our house. At the count…

  • Kids' Workout

    Raising Kids for Entrepreneurship

    When I was 10 years old –equals to my daughter’s age by the end of this year- I began to have an interest in getting acquainted with what is called Entrepreneurship. Creating some hand-made paper bookmarks and selling them to friends were really something amazing. Earning money at an elementary school stage was unbelievable. No! No! No! My (late) dad blew the whistle and took it as an objection.

  • Motivation

    Shameful Things can be Controlled

    James “Jim” Lawrence Marshall was the defensive player of the Minnesota Vikings, a team of American football, in the 1960’s. He had ever had himself do the most shameful thing in the history of sport, and his life as well. In a game against the San Francisco 49ers in 1964, he grabbed the ball and ran for a score. The crowd cheered. However, not to give him encouragement, but shouting to him to change his direction. Yes, Jim ran and made a touchdown on the wrong direction. The incident was broadcasted on televisions throughout America.

  • Dad's Notes

    Internet di bawah Kendali Anak-anak

    Zaman berubah. Sejak internet mulai dikenal masyarakat secara luas pada akhir 1990-an, akselerasinya semakin ke mana-mana, tak terbendung. Kini, jangan ditanya lagi. Dinamika dan detail perkembangan internet sudah merasuk ke setiap sendi kehidupan masyarakat. Apalagi dengan hadirnya teknologi gadget yang membuat dunia berada dalam genggaman. Bagi mereka yang saat ini berada dalam range usia produktif, katakanlah usia 30-an dan 40-an, internet bisa dikatakan melengkapi kebutuhan mereka dalam beraktifitas, berkreasi, dan berproduksi. Dengan ‘kematangan’ pola pikir yang dimiliki, internet mereka olah dan ajak berdampingan untuk dijadikan supporting tool bagi interest mereka. Tapi bagi anak-anak, katakanlah mereka yang berusia di bawah 18 tahun, lain lagi. Mereka yang tengah berada dalam masa pertumbuhan…

  • Work-Life Balance

    Menjadi Leader sekaligus Parent? Hebat!

    Suatu sore saat masih di kantor, saya ditelepon istri dari rumah: “Ayah, Adek susah banget diatur. Di luar kendali. Terpaksa Bunda jewer telinganya. Dia nangis sambil panggil-panggil Ayah. Nanti kalau dia mengadu tolong dukung Bunda yaa…” Maksudnya, istri saya ingin saya satu suara dengannya. Jangan sampai salah satu orang tua menjadi ‘tokoh antagonis’ dan satunya ‘dewa penyelamat’. Harus menjadi satu tim yang solid. So, what should I do then? The meshing of leadership and parenthood Sebagai pekerja kantoran, sudah lumrah apabila saya dan teman-teman sejawat yang lain secara organisasi dikondisikan untuk memiliki kemampuan leadership. Bagi yang memiliki anak buah, leadership berfungsi untuk melakukan people management. Sedangkan bagi yang belum, leadership…

  • Family Time

    Kejutan untuk Ayah

    “Ini surprise buat Ayah..” Sambutan itu saya dapatkan dari Rasha, anak sulung saya, saat saya pulang dari kantor beberapa hari lalu. Disodorkannya sebuah bingkisan pipih persegi panjang dibungkus kertas kado warna kuning. “Wow, buat Ayah nih? Makasih ya Sayang..” balas saya sambil mencium pipinya. Buah hati saya itu pun tampak senang melihat ayahnya menerima bingkisan kejutannya dengan bahagia. Ya, bahagia itu memang sederhana. Mendapatkan perhatian dari sang buah hati bahagianya sampai ke ulu hati. Karena hari telah beranjak malam dan saya juga merasa cukup lelah setelah seharian berkutat dengan urusan kerja, maka saya putuskan menyimpan bingkisan itu di tas untuk saya buka esok harinya di kantor. I really felt surprised…

  • Family Time

    Jogging = Investasi

    Permasalahan paling umum yang paling sering dirasakan pegawai kantoran adalah kurang berolah raga. Sama seperti saya. Rutinitas kerja dari berangkat pagi dan pulang malam membuat badan sering terasa lesu. Terasa sekali peredaran darah di tubuh ini tidak lancar. Badan lesu melulu. Saya tahu kalau solusinya adalah olah raga. Cukup jogging, that simple. Cuma bondho sepatu kets, lalu lari ringan keliling komplek perumahan barang setengah jam atau lebih sedikit. Badan berkeringat, jantung dan organ tubuh lainnya tergerak, dan peredaran darah jadi lancar. Jika dilakukan rutin -paling tidak seminggu sekali tiap akhir pekan kalau sibuk kerja jadi alasan- akan berefek cukup baik bagi kesehatan, daripada tidak berolah raga sama sekali. Itu teorinya.…

  • Reflection

    Jangan Salahkan Anak, Jika Mereka Tidak Saleh

    Anak adalah investasi orang tua untuk dunia dan akhirat. Mari kenali kesalahan-kesalahan orang tua dalam mendidik anak yang berakibat fatal terhadap perkembangan anak. Ini adalah sharing dari Rahman Arif, trainer Indonesian Family Inspiration. Menumbuhkan Rasa Takut dan Minder Agar anak berhenti menangis atau tidak rewel, kita sering menakut-nakuti mereka agar berhenti menangis. Kita takuti mereka dengan gambaran hantu, jin, suara menakutkan, dan sebagainya. Dampaknya, anak akan tumbuh menjadi anak yang penakut, tidak percaya diri, dan tidak mandiri. Akhirnya, mereka selalu minta ditemani dan enggan jauh dari orang tua. Entah ke kamar mandi, ke sekolah, atau ke tempat tidur. Padahal hal-hal itu bisa mereka kerjakan sendiri. Membiasakan Anak Bergaya Hidup Mewah…